Kajian iman,Islam,dan ihsan


ILMU TAUHID
1. Definisinya, secara bahasa adalah Pengetahuan bahwa sesuatu itu
satu. Secara syara‟ adalah Pengetahuan untuk bisa menguasai
penetapan aqidah-aqidah agama, yang didapat dari dalil-dalilnya
yang bersifat keyakinan.
2. Obyek kajiannya adalah Dzat Alloh dan Dzat rosul-rosul-Nya
(tentang hal-hal yang wajib, mustahil dan jaiz), hal-hal yang
mungkin/mumkin sebagai perantara untuk menuju keyakinan
adanya pencipta, dan hal-hal yang didengar/sam’iyyat/riwayat-
riwayat (tentang keyakinan akan hal-hal itu).
3. Buah hasil ilmu tauhid adalah Ma’rifatulloh (mengetahui Alloh)
dengan bukti-bukti pasti, dan beruntung dengan kebahagiaan
abadi.
4. Keutamaannya adalah merupakan ilmu syara‟ yang paling mulia,
karena berhubungan dengan Dzat Alloh dan rosul-rosul-Nya, serta
yang bersangkut paut dengan itu semua.
5. Pelopor pembuat ilmu tauhid : Abu Hasan Al-Asy‟ariy (Bashroh,
874-935 M) dan Abu Mansur Al-Maturidiy (Samarkand, wafat 944
M).
6. Hukum mempelajarinya : wajib ‘ain bagi setiap orang mukallaf,
lelaki maupun perempuan.
7. Masalah-masalahnya : Aturan-aturan atau hukum yang membahas
hal-hal yang yang wajib, mustahil dan jaiz.
• • •
- Kitab awamilKitab Matan Awamil Mandaya (jawa serang) بسم الله الرّحمن الرّحيمNgawiti isun kelawan nyebut asmane Allah kang murah ingdalem dunia turkang welas asih ingdalem akhirat balaka إِعْلَمْ أَنَّ اْْلعَوَامِلَ فِى النَّحْوِ…Lainnya
- Penjelasan dzikir syathoriyahdzikir laa ilaha illa Allah merupakan pembuka pintu hati. Dzikir Allahmerupakan pembuka pintu hati ma‟nawi. Dan dzikir huwa merupakanpembuka hati sir.Lainnya
You tube : Ahmad Solah Taz
الخير المتعدي افضل من القاصر
kebaikan yang memiliki dampak banyak lebih utama daripada yang manfaatnya sedikit
(terbatas).
Contoh kaidah:
Mengajarkan ilmu lebih utama daripada shalat sunah.
Orang yang menjalankan fardhu kifayah lebih istimewa karena telah menggugurkan dosa
umat daripada orang yang melakukan fardhu ‘ain.